Masyarakat Dihimbau Bijak dan Cerdas Gunakan Sosmed

JAILOLO, Suaramu.co – Semakin canggihnya teknologi dewasa ini, seperti Internet dan Media Sosial (medsos) membuat masyarakat dengan mudah mengakses berbagai informasi maupun peristiwa yang terjadi.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Kominfo dan Humas Dinas Kominfo, Kehumasan, Statistik dan Persandian Kabupaten Halmahera Barat M. Khoiri Ardani mengajak agar bijak menggunakan Internet secara cerdas, dan bijak dalam bermedsos.

“Inti pembelajaran antara lain bijak bermedsos, menggunakan internet secara cerdas kreatif dan inovatif, anti HOAX, mencari dan menemukan fakta dari berita yang beredar,” katanya, rabu(22/01).

Dia menjelaskan, pengguna media sosial jangan sampai mengupload dan memposting komentar yang bisa menimbulkan sentimen SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar kelompok) yang bisa menimbulkan sakit hati dari pihak tertentu.

“Jadi jangan memposting bahasa provokatif yang menimbulkan kebencian (hate speech) yang tentunya akan melanggar Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)  ” jelasnya.

Apabila masyarakat atau pengguna media sosial, kata Khoiri, menemukan bahasa provokatif atau menimbulkan ketersinggungan pihak tertentu, maka bisa melapor ke pihak yang berwajib untuk diproses secara hukum.

“Kita lihat akhir-akhir ini ujaran kebencian di media sosial, menimbulkan kebencian sangat banyak dan tentunya kami mengimbau masyarakat agar menggunakan internet secara sehat,” ujar Khoiri

Dirinya juga menyampaikan bahwa Kementerian Kominfo bersama Kepolisian serta pihaknya sudah cukup banyak melakukan sosialisasi bagi bagi masyarakat terutama para generasi milenial agar terhindar dari UU ITE. Untuk itu dirinya juga menghimbau kepada seluruh pengguna media sosial agar selalu menjaga dan bijak dalam bermedia sosial sehingga terhindar dari Undang-Undang ITE.

“Ada 6 hal yang harus dihindari seperti pornografi/melanggar kesusilaan, perjudian, penghinaan/pencemaran nama baik, pemerasan/pengancaman, menyebarkan berita bohong (hoax), menyebarkan kebencian/permusuhan individu/permusuhan terhadap kelompok masyarakat,” imbaunya. (red)

suaramu.co
Media Online Maluku Utara
https://www.suaramu.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *