Tim Monitoring Sita Ratusa Barang Kadaluarsa

JAILOLO, SuaraMu.com – Ratusan barang kadaluarsa disita oleh tim monitoring Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar), Sabtu (28/12).

Tim Monitoring Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang diketuai Asisten II Setda Halbar Marcus Saleky itu, ditemukan ratusan berbagai jenis minuman yang sudah kadaluarsa, namun masih dijual dipasaran. Bahkan ada sejumlah toko yang tidak memiliki ijzin berdagang yang ditemukan di Pasar Akelamo Kecamatan Sahu Timur.

Tim monitoring yang terdiri dari Dinas Penanaman Modal, Perijizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Disperindagkop, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) ini, langsung mengambil tindakan ketika ditemukan barang kadaluarsa yang masih beredar di pasaran. Barang barang yang kadaluarsa yang disita, kemudian diamankan di Kantor Bupati Halbar.

“Barang kadaluarsa sudah diamankan di kantor bupati, selanjutnya akan dilakukan pemusnahan,”ungkap Asisten II Marcus Saleky, ketika dikonfirmasi, Sabtu (28/12).

Marcus berharap, para pelaku usaha, harus lebih jeli dan lebih teliti dalam mengecek barang barang yang hendak dijual, karena masyarakat terkadang tidak mengetahui, mana barang yang telah kadaluarsa dan mana yang belum. Diharapkan juga kepada pelaku usaha agar barang yang telah kadaluarsa disimpan didalam gudang dan tidak lagi diperjualbelikan.

“Kita akan terus melakukan monitoring hingga akhir tahun, sehingga barang yang sudah kadaluarsa tidak lagi beredar di psaran,”tegasnya.

Terpisah Kepala DPM-PTSP Samsudin Senen menambahkan, pelaku usaha yang belum mengantongi ijzin usaha akan dievaluasi dan diminta segera membuat ijzin usaha, karena ijzin usaha sangat penting, karena dasar hukum suatu usaha harus memiliki ijzin.

“Sudah tidak ada ijzin usaha, baru ditemukan menjual barang kadaluarsa, jadi kalua ada masyarakat yang keracunan, maka pengusaha bias diproses hokum, karena tidak memiliki ijzin,”cetusnya.

Dino sapaan akrab Samsudin mengaku, pihaknya selalu terbuka dan siap melayani, bagi pedagang yang hendak mengurus ijzin usaha, olehnya itu, pedagang yang belum memiliki ijzin usaha segera ke DPM-PTSP untuk membuat ijzin usaha.

“Kita akan terus melakukan monitoring terkait ijzin usaha, sehingga pedagang yang belum memiliki ijzin, segera ke kantor kami untuk membuat ijzin,”pungkasnya. (red)

suaramu.co
Media Online Maluku Utara
https://www.suaramu.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *