Chuzaemah Djauhar : Pinjaman Pemkab Halbar tak Perlu dipolemikan

JAILOLO, SuaraMU.co – Kepala Dinas Kominfo, Kehumasan, Statistik dan Persandian Pemkab Halmahera Barat (Halbar) Chuzaemah Djauhar meminta agar masyarakat tidak lagi mempolemikkan soal pinjaman Pemkab Halbar sebesar Rp 150 miliar yang kini ramai diperbincangkan oleh berbagai kalangan.

Pasalnya, pinjaman Pemda Halbar ke pihak Bank BPD Maluku, cabang Jailolo itu sudah sesuai prosedur dan mekanisme sebagaimana diisyarat dalam PP 30 Tahun 2011 tentang Pinjaman Daerah dan telah melalui tahapan pemeriksaan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

“Pinjaman yang dilakukan Pemda adalah langkah Pemda demi akselarasi pembangunan di Halbar. Jadi jangan  kemudian ini direduksi ke opini yang negatif yang pada akhirnya hanya membuat kegaduhan,” pinta Chuzaemah dalam rilis yang diterima SuaraMU.co, Jum’at (06/04/2018).

Lanjut Chuzaemah, Pemda Halbar tidak pernah menutupi soal pinjaman ini. Karena pinjaman yang dilakukan untuk akselarasi pembangunan di Halbar, semntara soal mekanisme yang sering di gembor-gemborkan itu pun sudah berulang kali disampaikan melalui media.

“Jadi saya berharap tidak ada lagi polemik soal pinjaman ini karena proses pinjaman tersebut tentunya telah melalui mekanisme dan prosedur sebagaimana di atur dalam PP 30 Tahun 2011 serta melalui tahapan pemeriksaan otoritas jasa keuangan,” harapnya.

Terpisah, halsenada juga diakui oleh Kepala Kantor Bank BPD Maluku, cabang Jailolo, Frangky  Pattiasina bahwa, proses peminjaman yang dilakukan Pemda Halbar sudah melalui tahapan  sebagaimana yang diisyaratkan.

Frangky membantah kalau dirinya pernah mengeluarkan statement seperti yang sempat diberitakan bahwa pencairan telah dilakukan pada bulan Oktober 2017. Selaku pihak Bank yang memberikan pinjaman maka tentu pihaknya akan selalu menjaga privasi setiap nasabahnya.

“Selaku pihak Bank tentunya kami akan menjaga privasi setiap nasabah kami, karena ini merupakan aturan Bank yang sudah menjadi kesepakan antara kami dan nasabah. Jadi dengan pemberitaan media yang memberikan informasi terkait pencairan pinjaman sya kira ada mispersepsi,” tandsanya.(ir/red)

suaramu.co
Media Online Maluku Utara
https://www.suaramu.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *