PLN Minta Warga Desa Tolong Bersabar

TERNATE, SuaraMU.co – Krisis listrik yang dikeluhkan warga Desa Tolong, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu akhirnya ditanggapi pihak PLN, dalam hal ini oleh PLN (Persero) Area Ternate.

Kabag Humas PLN (Persero) Area Ternate, M. Syaiful Ali saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, PLN juga menginginkan agar listrik di desa tersebut bisa teraliri dengan baik.

BACA JUGA: Lima Tahun Krisis Listrik, Kades Tolong Minta PLN Bertanggung Jawab

Hanya saja, pihaknya mengalami kesulitan ketika memasang jaringan ke desa tersebut. Pasalnya, banyak pepohonan yang harus ditebang untuk membuka akses jaringan tidak diizinkan oleh pemilik pohon yang tak lain adalah masyarakat sendiri.

“Intinya sabar saja, karena kalau kita (PLN) maunya cepat melakukan penerangan tapi lagi-lagi ini soal akses jaringan listrik, kita setengah mati melakukan pemasangan karena masih banyak pohon-pohon yang tidak bisa ditebang karena pemiliknya masih saja bertahan,” ungkap Syaiful, Selasa (13/03/2018).

Menurutnya, meski terkendala, pihaknya akan berusaha berkoordinasi dan meminta bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu untuk penyelesaian masalah ini.

“Jika ini tidak dilakukan maka akan ada komplen dari masyarakat, kita diminta untuk membayar pohon yang kita tebang, sedangkan pendapatan kita tidak memenuhi hal itu,” jelasnya.

Ipul menambahkan, PLN juga berencana membangun satu unit gedung pembangkit listrik di seputaran Lede. Listrik dari gedung ini juga diharapkan bisa menjawab keluhan masyarakat  Desa Tolong.

“Kita sudah berwacana untuk membangun gedung pembangkit listrik di sekitar situ, jadi nanti akan aksesnya sampai ke Desa Tolong juga. Semoga wacana ini tidak sekadar wacana,” pungkasnya.(as/red)

suaramu.co
Media Online Maluku Utara
https://www.suaramu.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *