Akademisi UNIPAS Nilai Pelantikan Pejabat Eselon II, III dan IV Tabrak Aturan

MOROTAI, SuaraMU.co – Akademisi Universitas Pasifik (Unipas)  Kabupaten Pulau Morotai Irfan Hi. Abdurahman menilai pelantikan pejabat eselon II, III dan IV yang dilakukan oleh Wakil Bupati berdasarkan Surat Keputasan (SK) Bupati Nomor 821.22/783.137/KEP Strep PM/12/2017. 821.23/783.85/KEP Strep PM/12/2017 dan 821.24/783.17/KEP Strep PM/12/2017 menyalahi aturan.

Kepada SuaraMU.co Rabu (20/12/2017) Irfan menyarankan Bupati Beny Laos seharusnya memahami Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengamanatkan bahwa Pengisian jabatan pimpinan tinggi  Instansi Daerah dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan ASN dengan memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan latihan, rekam jejak jabatan, dan integritas, Bukan berdasarkan kehendak Bupati saja.

Selain itu, pelantikan tersebut tidak melalui tahapan fit and proper tes dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), padahal idealnya penempatan pejabat harus melalu proses dari Baperjakat, ucapnya penuh tanya.

Irfan juga menilai rolling dan pelantikan Pejabat yang dilakukan masih terkesan suka tidak suka. Hal itu terlihat ada SKPD yang masih merangkapnya jabatan, misalnya kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Basri Hamaya, yang secara bersamaaan juga menjabat sebagai kepala bagian pemerintahan sekretariat daerah. Inikan menyalahi aturan, ujarnya.

Ia juga mempertanyakan Visi  Bupati  Beny Laos terkait pengangkatan pejabat eselon II, III dan IV dilakukan secara profesional dan terbuka. “Jangan cuman pandai ngomong, tapi tidak berani melakukan,tambahnya.(Red)

suaramu.co
Media Online Maluku Utara
https://www.suaramu.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *